Sunday, January 30, 2011

Saya benci perjalanan saya



kota yang sepertinya sudah gila

kendaraan berlalu lalang seperti cuma ada mereka di dunia ini
berhenti berbelok memutar, seperti memberi
memberi kematian lebih cepat bagi orang lain, bisa juga buat mereka sendiri

semakin hari semakin bodoh
seperti jelas, semua diperangkap pada situasi yang mencelakakan
angkot berhenti , kita menyalip, dari kanan motor ngebut 80 km/jam
ketabrak, mati 2 orang
mobil nyalip ke kanan, dari kanan motor memepet kita ke kiri
terjepit, mati
diklakson, yang lain klakson, pusing, jalankan mobil
,ditabrak kereta , mati
...

mati aja smua

...




birokrasi
sim dipersulit, memotivasi orang memilih jalur calo
calo kongkalikong dengan aparat
aparat keparat
demi uang,
hasilnya lihat sendiri
begitu cerdasnya orang berkendara
hanya untuk memberi
memberi kematian lebih cepat.
atau lambat, smua akan mati

untuk, perjalanan yang seperti sampah
setiap harinya.

1 comment:

*hyde marge* said...

post lo terdengar sangat anarkis dibandingin post2 lo yg sebelumnya. regardless, gua setuju. semakin hari negara semakin penuh birokrasi dan orang2 yg nga pedulian. lega masih ada org yg bisa ngeliat sakitnya mindset org indo, a sense of righteousness that others need to cultivate. and to chanel that energy, be the difference.

so in that sense, awesome post dude.

j